google-site-verification=-VT47BRGBGVdLjDl0yFFwnFoh2EwaFmBfVYKS-2bM-A Rimba Tak Berdaya - Arif Rahman - PULPENWANKERTAS

Rimba Tak Berdaya - Arif Rahman





Hatiku adalah rimba belantara
Darahku adalah arus sungai yang mengarah ke hilir-muara
Suaraku adalah riuh angin yang menggoyangkan dedaunan
Badanku adalah hamparan disetiap pepohonan
Kekuatanku adalah jajaran bukit-bukit pegunungan
Perasaanku adalah tetesan embun pagi yang membasahi dedaunan

Ya...  Akulah si hutan
Ya... Akulah benteng kalian
Ya... Akulah juga kekayaan kalian

Tapi
Rimbaku kalian bakari
Darahku kalian kotori
Suaraku lenyap tak kembali
Badanku kau potongi
Kekuatanku kau sakiti
Perasaanku menangis tak terhenti
Sadarkah kalian dengan semua ini?

Please... hentikan nafsu kalian
Please... hentikan keserakahan kalian
Please... hentikan ketamakan

Karena aku adalah rimba tak berdaya

Tanah Laut, 15 Juni 2016

Arif Rahman (Bakulaan) Hidup adalah seni yang terus dan terus kita jalani, kadang kita di atas dan kadang kita di bawah, kadang kita tertawa sejenak dan kadang kita akan menitikan air mata, dan kita hanyalah wayang yang tak tahu sampai mana ending dari seni dunia ini.

Belum ada Komentar untuk "Rimba Tak Berdaya - Arif Rahman"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel