ANTARA TIGA KOTA-Emha Ainun Najib
Rabu, 25 Mei 2016
Tulis Komentar
di yogya aku lelap tertidur
angin di sisiku mendengkur
seluruh kota pun bagai dalam kubur
pohon-pohon semua mengantuk
di sini kamu harus belajar berlatih
tetap hidup sambil mengantuk
angin di sisiku mendengkur
seluruh kota pun bagai dalam kubur
pohon-pohon semua mengantuk
di sini kamu harus belajar berlatih
tetap hidup sambil mengantuk
kemanakah
harus kuhadapkan muka
agar seimbang antara tidur dan jaga ?
agar seimbang antara tidur dan jaga ?
Jakrta
menghardik nasibku
melecut menghantam pundakku
tiada
ruang bagi diamku
matahari memelototiku
bising suaranya mencampakkanku
jatuh bergelut debu
melecut menghantam pundakku
tiada
ruang bagi diamku matahari memelototiku
bising suaranya mencampakkanku
jatuh bergelut debu
kemanakah
harus juhadapkan muka
agar seimbang antara tidur dan jaga
agar seimbang antara tidur dan jaga
surabaya
seperti ditengahnya
tak tidur seperti kerbau tua
tak juga membelalakkan mata
tetapi di sana ada kasihku
yang hilang kembangnya
jika aku mendekatinya
tak tidur seperti kerbau tua
tak juga membelalakkan mata
tetapi di sana ada kasihku
yang hilang kembangnya
jika aku mendekatinya
kemanakah
haru kuhadapkan muka
agar seimbang antara tidur dan jaga ?
agar seimbang antara tidur dan jaga ?
Antologi
Puisi XIV Penyair Yogya, MALIOBORO,
1997
1997
Belum ada Komentar untuk "ANTARA TIGA KOTA-Emha Ainun Najib"
Posting Komentar