google-site-verification=-VT47BRGBGVdLjDl0yFFwnFoh2EwaFmBfVYKS-2bM-A MAU JADI SISWA FAVORIT - PULPENWANKERTAS

MAU JADI SISWA FAVORIT


Seperti apakah siswa favorit itu? apakah siswa favorit itu menggunakana pakai keren dengan wajah yang menarik? atau apakah siswa favorit itu pandai? belum tentu. Para siswa zaman sekarang banyak sekali ingin menjadikan dirinya sebagai siswa favorit, baik di mata guru dan rekan-rekan sejawatnya. Menjadi siswa favorit tidak mesti dengan berpenampilan keren dan pandai. kebanyakan berpenampilan keren dan pandai pada nantinya akan menjadikan dirinya sebagai penyimpangan pada dirinya sendiri atau bisa dikatakan penyimpangan negatif. Ingin di kenal guru atau rekan-rekannya itulah tujuannya.
Sebenarnya menjadi siswa favorit itu tidaklah semesta-meta menonjolkan kelebihan dari sendiri. Hendaknya bersikaplah seperti biasa-biasa saja. Tetapi tidak lepas dengan namanya etika dalam bergaul. Sikap santun, dan taat dalam mematuhi peraturan sekolah itu adalah senjata yang harus dikuatkan kalau ingin menjadi siswa favorit. Sikap Santun merupakan sikap seseorang terhadap apa yang ia lihat, ia rasakan, dan dalam situasi, kondisi apapun. Sikap santun yaitu baik, hormat, tersenyum, dan taat kepada suatu peraturan. Sikap  santun yang benar ialah lebih menonjolkan pribadi yang baik dan menghormati siapa saja. Dari tutur bicara pun orang bisa melihat kesopanan kita. Baik/buruk, misalnya lagi dalam situasi yang ramai di mana kita akan melewati jalan itu, jika kita sopan pasti kita akan mengucapkan kata permisi pak, bu…..dalam berteman pun seperti itu lebih menghargai pendapat teman walaupun pendapat itu berbeda. Sikap santun kalau dipupuk terus apalagi dengan menaati peraturan sekolah maka tidak heran kalangan para guru akan memfaoritkan sendirinya. Bukan hanya guru, rekan-rekan sejawatnya pun pasti senang bergaul, bahkan di luar lingkungan sekolah pun akan berdampak yang baik.

Kalau para siswa tidak menayadari hal seperti itu dan masih mengutamakan berpakaian keren dan menonjolkan ke pandaiannya, maka dikahawatirkan akan menjadi penyimpangan negatif dalam pergaulan. Bahkan fatalnya bisa berakibat menjadi suatu kesombongan.
Inilah tugas para pendidik, bagaimana cara untuk menetralisirkan siswa-siswanya yang sudah memiliki ciri menjadi siswa favorit, dan khendaknya guru mengetahui betul apa yang dimiliki siswa dan apa yang menjadi kekurangan siswa. Pada nantinya para guru mengarahkan siswanya dalam lajur yang positif pada pergaulan
Arif Rahman (Bakulaan) Hidup adalah seni yang terus dan terus kita jalani, kadang kita di atas dan kadang kita di bawah, kadang kita tertawa sejenak dan kadang kita akan menitikan air mata, dan kita hanyalah wayang yang tak tahu sampai mana ending dari seni dunia ini.

Belum ada Komentar untuk "MAU JADI SISWA FAVORIT"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel