google-site-verification=-VT47BRGBGVdLjDl0yFFwnFoh2EwaFmBfVYKS-2bM-A Sedikit Kata untuk Lambung Mangkurat Karya Randu Alamsyah - PULPENWANKERTAS

Sedikit Kata untuk Lambung Mangkurat Karya Randu Alamsyah

Tak ada mustahil, tak ada kesaktian  dan menghancurkan keyakinan yang selama ini yang tertanam dipikiran pembaca sejarah Banjar Kalimantan Selatan. Lambung Mangkurat karya Randu Alamsyah benar-benar merubah pemikiran pembacanya. Lambung Mangkurat karya Randu Alamsyah yang diterbitkan oleh Laksana menceritakan tentang negara Dipa hanyalah sebuah perdagangan menjadi sebuah perebutan kekuasaan.


Sosok Dulur orang pertama pelaku sampingan sebagai orang kampung biasa menjadi orang yang berpengaruh dalam kehidupan Lambung Mangkurat. Dulur hanyalah pesuruh, tetapi di mata Lambung Mangkurat bukan hanya peseruh tetapi teman atau orang kepercayaannya.

Sejak masuknyan Dulur di kerjaan Dipa perubahan-perubahan Lambung mangkurat berubah drastis. Lambung Mangkurat yang kebiaasaannya tidak terlalu peduli dengan negara Dipa warisan Bapaknya Empu Jatmika berubah menjadi orang yang ditakuti di kalangan istana. Kecerdikan dan keegoisan Lambung Mangkurat dan dibantu Dulur dalam menyusun strategi dan pada akhirnya mampu menguasai kerjaan Dipa dan mampu menjadikan kerjaan yang paling ditakuti di wilayah Banua Hujung Tanah.

Randu Alamsyah benar-benar berani melukiskan cerita Lambung Mangkurat yang selama ini anggap memiliki unsur kesaktian menjadi real tanpa adanya kesaktian. Cerita Lambung Mangkurat yang sering dikaitkan unsur kemustahilan oleh masyarakat dikemas dengan cerita perpolitikkan, sehingga unsur kemustahilan Lambung Mangkurat hilang dan yang nampak hanyalah adegan-adegan lazimnya cerita. Jalan cerita Lambung Mangkurat pun seperti tersusun rapi seperti memiliki data-data akurat sehingga mudah merasuk pemikiran pembaca.

Inilah kehebatan Randu Alamsyah dalam mengemas cerita. Bagi para pemula yang baru tahu kisah Lambung Mangkurat pasti akan menerima dan akan dijadikan cerita rujukan dari sejarah Banjar. Tapi bagi yang sudah tertanam doktrinan kemustahilan Lambung Mangkurat pasti akan bertanya-tanya dari mana sumber datanya dan yang pastinya cerita versi Randu Alamsyah inilah yang dapat menjadi sebuah rujukan sejarah Banjar.

Batulicin, 24 November2 2018
Arif Rahman (Bakulaan) Hidup adalah seni yang terus dan terus kita jalani, kadang kita di atas dan kadang kita di bawah, kadang kita tertawa sejenak dan kadang kita akan menitikan air mata, dan kita hanyalah wayang yang tak tahu sampai mana ending dari seni dunia ini.

Belum ada Komentar untuk "Sedikit Kata untuk Lambung Mangkurat Karya Randu Alamsyah"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel