google-site-verification=-VT47BRGBGVdLjDl0yFFwnFoh2EwaFmBfVYKS-2bM-A Bambang Sucipto, Seniman Relegius - PULPENWANKERTAS

Bambang Sucipto, Seniman Relegius

Wajah garang, penampilan brewok itulah ciri khas seniman asal Satui Kabupaten Tanah Bumbu Bambang Sucipto. Dalam pekan terakhir ini Bambang Sucipto sering eksis dan giat melontarkan suara-suara tentang save meratus. Walaupun statmen itu sering ditentang penulis ekstremis aliran kiwa simpang empat.

Kesibukan Bambang Sucipto sehari-hari terlihat di akun pribadinya. Seperti mengurus bisnis kayu ulin, mebel, aktivis lingkungan, dan istri-istrinya. Sangat jarang beliau dapat ditemui di rumah.

Namun siapa sangka di tengah kesibukannya, seniman terkaya di Satui ini merupakan seniman relegius. Kehadiran Bambang Sucipto dalam acara keagamaan sering tak nampak di akun pribadinya. Mungkin saja Bambang Sucipto dengan sengaja tidak menampakan kerelegiusannya, takut ria atau juga takut di komen para penulis ekstremis aliran kiwa simpang empat yang selalu berseberangan dengan dia.

Kerelegiusannya itu terlihat ketika menghadiri acara haulan ulama besar guru Cantung. Dengan khusuk seniman brewok itu menikmati lantunan-lantunan syair. Menggunakan gamis dan jas hitam, duduk di tengah kerumunan para jamaah, seniman brewok ini dengan khidmat melantunkan kalimat-kalimat dzikir dari mulutnya. Sangat jarang ditemukan seniman seperti Bambang Sucipto.


Memang selama ini statment-statment seniman brewok ini sering diacak-acak penulis ekstremis aliran kiwa simpang empat. Misalnya saja pada statment save meratus. Bambang Sucipto sering dikatakan orang yang bersembunyi di balik save meratus. Katanya juga gak etis kalau Bambang Sucipto berkicau tentang save meratus. Tapi serangan dari penulis ekstremis aliran kiwa simpang empat itu tidak digubris oleh dia. Beliau seolah-seolah tidak memperdulikan serangan penulis ekstremis aliran kiwa simpang empat. Dengan santainya seniman terkaya di Satui itu tetap menjalankan aktivitasnya dan tetap maju memperjuangkan save meratus.

Mungkin saja semua yang dilakukan itu bukanlah untuk kepentingan pribadi dia. Tapi untuk kepentingan umat. Terlihat dari pribadi Bambang Sucipto, dia merupakan orang yang benar-benar ikhlas dalam melakukan segala sesuatu, dan santai menghadapi para haters.

@R
Arif Rahman (Bakulaan) Hidup adalah seni yang terus dan terus kita jalani, kadang kita di atas dan kadang kita di bawah, kadang kita tertawa sejenak dan kadang kita akan menitikan air mata, dan kita hanyalah wayang yang tak tahu sampai mana ending dari seni dunia ini.

Belum ada Komentar untuk "Bambang Sucipto, Seniman Relegius"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel