google-site-verification=-VT47BRGBGVdLjDl0yFFwnFoh2EwaFmBfVYKS-2bM-A MENGENAL STRATEGI TENTARA CHECNYA - PULPENWANKERTAS

MENGENAL STRATEGI TENTARA CHECNYA




Ada 12 ribu tentara Chacnya di bawah pimpinan Ramzan Kadyrov yang masuk ke Ukraina atas perintah Putin. Tugasnya ialah melindungi warga sipil Ukraina yang terjepit di antara baku tembak antara tentara Ukraina dan tentara Rusia. Selain itu tentara Checsnya  juga membantu pengungsi  warga sipil Ukraina untuk di evakuasi ke tempat yang lebih aman. Ketika tentara Chacnya mengevakuasi warga sipil Ukraina, maka kedua belah pihak yaitu tentara Rusia dan Ukraina  tidak menembaki tentara Checnya.

Masuknya pasukan Chechnya ini seperti pasukan penyelamat rakyat Ukraina, memberikan bantuan untuk melindungi agar tidak terjadi terkena bedil-bedil tentara Rusia dan Ukraina. Memang  tentara Checnya menjadi sorotan dunia, di mana mereka membantu pasukan Rusia untuk mencegah Ukraina bergabung dengan NATO. Tetapi yang patut diketahui dari pasukan Chechnya ini yaitu peranan mereka sangat berbeda, mengambil simpatik rakyat Ukraina. di sinilah kecerdikan Vladimir Putin dalam berstrategi. 



Dengan mengarahkan 12 ribu pasukan Checnya ke Ukraina. Vladimir Putin mengharapkan pasukan seragam hitam tersebut dapat mengambil hati rakyat Ukraina agar rakyat Ukraina membelok dari Volodymye Zelensky yaitu Presiden Ukraina. Tidak dipungkiri, tentara Checnya merupakan pasukan elit dan terkuat di dunia. Checnya dikenal memiliki pasukan perang yang dijuluki dengan pasukan pemburu Pasukan militer. Sejak zaman nenek moyang mereka,Checnya disebut suku yang sangat gigih dalam mempertahankan wilayah mereka dari jajahan bangsa lain, seperti riwayat sejarah bangsa Checnya ketika mempertahankan wilayah mereka yang akan ditaklukan oleh bangsa-bangsa Asia pada abad 13,14, 15, dan 16 saat terjadinya invasi dari bangsa Mongol, kekaisaran Ottoman dan kekaisaran Safawi (Persia).



Kita ketahui bersama, pasukan Chesnya adalah pasukan Muslim  dan  tentu saja selain berperang dengan senjata, mereka juga sangat piawai dalam urusan  berdakwah. Ketika senjata tergantung di pundak mereka, maka sifat keramahan dan kesantunan akan bergerak pada tingkah laku tutur mereka. Tetapi ketika senjata siap di tangan mereka, maka keganasan mereka dalam perang akan terlihat garang. Dengan memiliki kemahiran tersebut, wajar Vladimir Putin sangat bergantung dengan mereka dan maka tidak akan mustahil warga sipil Ukraina akan jatuh kepelukan pasukan muslim Checnya khususnya Rusia. 



Belum ada Komentar untuk "MENGENAL STRATEGI TENTARA CHECNYA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel