ARTIKEL PENDIDIKAN | PENDIDIKAN DI DAERAH HARUS BERKUALITAS
Indonesia
sebagai Negara yang besar dengan daratan dan perairan yang luas terdiri dari
ribuan pulau. Gambaran Indonesia sangat jelas sebagai Negara kepulauan. Dimana hasil
validasi dan verifikasi hingga desember 2019 ada 17.491 pulau di Indonesia
(artikel Okezone dalam Nurhikmah:2020). Tiap pulau tentu ada pemimpin daerah. Pemimpin daerah harusnya telah
memperhatikan keadaan masyarakat sekitarnya. Perhatian utama pemimpin daerah tertuju
pada pendidikan yang ada di wilayahnya untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat
pada umumnya. Ini sesuai dengan, tujuan utama pendidikan Pasal 31 Ayat 3 UUD
1945 yang berbunyi pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem
pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta akhlak mulia
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Berdasarkan hal tersebut, pemimpin
daerah harus peduli dan mewujudkan pelaksanaannya untuk pembangunan pendidikan.
Pemimpin
daerah harus peduli dengan pendidikan
yang didapat oleh masyarakatnya. Pemimpin daerah tidak membiarkan masyarakatnya
terombang-ambing ditengah hiruk pikuk jaman yang selalu berubah
dan mereka seakan menjauh dari dunia pendidikan tanpa modal pengetahuan yang harus
diterimanya. Pemimpin daerah harus segera mengajak masyarakat tersebut agar mau mengenyam
pendidikan. Pemimpin daerah berusaha menyiapkan tempat pendidikan yang layak
bagi masyarakat dan membangun pendidikan didaerahnya masing-masing karena hal
itu sangat penting. Pendidikan menjadi faktor utama kesejahteraan masyarakat
dan kemajuan suatu daerah. Pendidikan tidak hanya urusan guru akan tetapi juga
bagian yang sangat penting dari program pembangunan yang direkomendasikan oleh
pemimpin daerah.
Oleh
karena itu, pemimpin daerah dan guru sebagai pendidik harus memajukan dan
mengembangkan pendidikan di daerah. Hal tersebut sangat perlu dilakukan agar
tercapai pembangunan pendidikan yang merata
dan dirasakan semua masyarakat pada umumnya. Pembangunan pendidikan bisa
difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia(SDM) dan pengolahan sumber daya
alam (SDA). Saat ini SDM kita cukup
banyak akan tetapi jika tidak dibekali dengan keahlian dan intelektual yang
berkualitas akan sulit untuk maju dan berkembang. Bahkan, SDM ahli dibidang pendidikan
masih perlu untuk ditingkatkan dengan sesering mungkin mengadakan pembekalan
pelatihan ataupun bimtek khusus guru agar pembangunan pendidikan di daerah
dapat maju dan berkembang sesuai dengan kondisi jaman. Kegiatan pelatihan
tersebut harus didukung bahkan diselenggarakan langsung pemimpin daerah selaku
pemerintah setempat.
Selain
itu, pemimpin daerah yang bijaksana dalam pembangunan pendidikan dapat juga mencetak
guru-guru baru yang ahli dibidangnya masing-masing. Guru-guru ahli bisa melatih
dan memberdayakan SDM lainnya agar menjadi calon pemimpin-pemimpin masa depan maupun
tenaga ahli baru yang siap kerja untuk membangun daerah serta mensejahterakan
masyarakat sekitarnya. Hal tersebut tidak lepas dari tangan dingin guru selaku pendidik dan pemimpin daerah sebagai
pemerintah setempat.
Guru
bersama pemimpin daerah dan masyarakat harus
mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Pendidikan yang berkualitas
mencetak SDM generasi pemuda dan pemudi yang siap kerja. Tercapainya kualitas
pendidikan tersebut dipengaruhi kepemimpinan kepala daerah yang perduli
terhadap kemajuan dan perkembangan sumber daya manusia (SDM) di daerah.
Kepedulian
pemimpin daerah sebagai pemerintah setempat tersebut akan membawa ranah positif
bagi masyarakat untuk bersikap terbuka dalam pembangunan pendidikan di daerah. Dimana,
Masyarakat akan dapat menerima perubahan kebiasaan terdahulu dengan kegiatan
nyata yang lebih bermakna saat ini, karena adanya ilmu pengetahuan baru yang
didapat dari pendidikan di sekolah-sekolah yang didukung dan dibantu guru-guru
professional dan pemimpin daerah yang perduli dengan pendidikan.
Pemimpin
daerah melalui programnya mengharuskan sekolah yang dikelola pendidik dan
tenaga kependidikan untuk menerima calon peserta didik yang ingin belajar.
Peserta didik boleh berasal dari berbagai kalangan masyarakat tanpa membedakan
mereka dari mana asalnya. Pemimpin daerah dapat merekomendasikan agar pihak sekolah
tidak memungut biaya sepeserpun dari peserta didik dan juga adanya pemberian bantuan
sarana dan prasarana sekolah. Bantuan untuk peserta didik berupa kelengkapan
ATK bagi peserta didik yang tidak mampu. Pendidikan gratis dan pemberian
bantuan tersebut, dapat meringankan beban masyarakat ekonomi lemah kebawah dan
memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengeyam pendidikan yang layak dan
berkualitas yang diajarkan oleh para guru yang mumpuni dibidangnya
masing-masing. Itu semua merupakan bentuk kepedulian pemimpin daerah dan para
guru dalam pembangunan pendidikan yang berkualitas.
Para
guru diharapkan dapat menghasilkan pendidikan yang berkualitas dan bermutu. Guru
tersebut tentu punya kemampuan atau kompetensi lebih dalam penyampaian ilmu pengetahuan ke peserta didik di sekolah. Para
guru secara umum berkompetensi dan sangat mumpuni sesuai bidangnya. Akan tetapi,
adanya keputusan dari pemerintah yang mana guru harus berkualifikasi S1, maka
para guru diharuskan kuliah lagi. Akan tetapi, guru-guru tersebut tidak
mempunyai kesempatan untuk menyelesaikan S1 terkendala dengan waktu dan biaya
perkuliahan. Berdasarkan hal tersebut, pemimpin daerah selaku pemerintah
setempat juga dapat membantu guru yang belum S1 untuk memberikan bantuan
beasiswa kuliah keperguruan tinggi serta beasiswa S2 bagi guru yang
berprestasi. Hal tersebut juga, merupakan bentuk kontribusi pemimpin daerah
selaku pemerintah dalam membangun pendidikan yang bermutu dengan meningkatkan
kualifikasi para guru didaerah.
Berdasarkan
penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pemimpin daerah harus perduli dan memperhatikan
pembangunan pendidikan yang berkualitas. Adapun caranya yaitu mencetak guru
baru yang ahli dibidangnya, mengadakan diklat bagi guru untuk meningkatkan kualitas
pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah, mengentaskan dan mewajibkan pendidikan
bagi masyarakat di daerah, mengratiskan biaya sekolah, membangun prasarana dan
sarana pendidikan dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi agar masyarakat dapat
menimba ilmu di daerah saja, serta bantuan kuliah di perguruan tinggi bagi para
guru yang memerlukan peningkatan kualifikasi profesinya dan beasiswa guru berprestasi
dibidangnya masing-masing.
Dengan
demikian, pemimpin daerah telah berkontribusi terhadap pembangunan pendidikan
di daerahnya. Kepedulian pemimpin daerah tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat
sekitar. Masyarakat akan menerima dan bangga dengan pemimpin daerah yang telah
membangun pendidikan di daerahnya. Semoga para pemimpin daerah dapat mewujudkan
pembangunan pendidikan sebagai poin utama dalam langkah kerjanya.
Harapan
para guru pada pemimpin daerah agar dapat melaksanakan pembangunan pendidikan yang berkualitas di
daerah. Selain itu, sangat penting untuk mewujudkan kepedulian pemimpin daerah tersebut
tidak hanya terdengar pada kata-kata saja. Akan tetapi, kata-kata dari pemimpin
daerah tersebut terlihat jelas secara nyata berupa bangunan kokoh yang berdiri
tegak di daerah sebagai manivestasi pembangunan pendidikan.
Belum ada Komentar untuk "ARTIKEL PENDIDIKAN | PENDIDIKAN DI DAERAH HARUS BERKUALITAS"
Posting Komentar